5 Kesalahan Perawatan Motor Honda yang Bikin Cepat Rusak dan Cara Menghindarinya - Dealer Honda Jogja | Utama Motor Honda Yogyakarta
21/08/2026
Blog

5 Kesalahan Perawatan Motor Honda yang Bikin Cepat Rusak dan Cara Menghindarinya

5 Kesalahan Perawatan Motor Honda yang Bikin Cepat Rusak dan Cara Menghindarinya

Memiliki motor Honda memang pengeluaran yang terbilang worth it karena umur pakainya yang panjang. Tapi, kalau kebiasaan perawatannya kurang tepat, justru bisa bikin motor cepat rusak. Banyak pemilik sepeda motor yang tanpa sadar melakukan hal-hal yang seharusnya dihindari. Berikut adalah lima kesalahan umum yang sering terjadi dan cara mencegahnya agar motor Honda tetap awet dan performa optimal.

1. Terlalu Sering Ganti Oli dengan Jenis yang Tidak Tepat

Oli mesin adalah darah utama motor. Ganti oli terlalu sering atau menggunakan jenis oli yang tidak sesuai spesifikasi justru bisa merusak performa mesin eSP+. Padahal, teknologi eSP+ pada motor Honda dirancang untuk bekerja efisien dengan oli yang sesuai rekomendasi pabrik. Cek manual book untuk mengetahui interval ganti oli yang tepat dan jenis oil grade yang disarankan. Jangan asal pakai oli murah yang tidak jelas kualitasnya.

2. Abaikan Pembersihan Filter Udara Secara Berkala

Filter udara yang kotor membuat masuknya udara bersih ke ruang bakar terhambat. Akibatnya, konsumsi bahan bakar meningkat dan akselerasi menjadi tidak responsif. Motor yang dipakai untuk sehari-hari di kota seperti Jogja dengan kondisi macet memang rentan. Cek filter udara setiap 5.000 km dan ganti sesuai jadwal. Jika motor sering lewat jalan berdebu, lebih baik diperiksa lebih sering.

3. Isi Bensin di Spoor yang Tidak Terjamin Kualitasnya

Bensin bermutu rendah bisa menyebabkan karburator atau sistem injeksi kotor. Lebih baik isi bensin di SPBU resmi yang jelas kualitasnya. Jangan terlalu sering mengisi di pom bensin kecil yang harga murah tapi tidak jelas asal-usulnya. Bensin berkualitas juga membuat performa mesin tetap smooth dan bikin jarak tempuh lebih jauh.

4. Malas Cek Ketegangan Rantai

Rantai yang terlalu longgar atau terlalu kencang bisa memengaruhi performa transmisi dan bahkan berisiko saat berkendara. Periksa ketegangan rantai setiap 1.000 km. Jika terlalu longgar, segera diatur di bengkel resmi Honda. Jangan biarkan rantai aus karena bisa merusak gear depan dan belakang. Perawatan rantai yang rutin juga membuat kendaraan terasa lebih nyaman dipakai setiap hari.

5. Tidak Perhatikan Kondisi Rem dan Ban

Rem dan ban adalah komponen keselamatan utama. Ban yang pressure-nya kurang atau ngorbek tidak stabil bisa berbahaya di jalan licin. Untuk Jogja yang sering hujan, pastikan tread ban masih bagus dan tekanan angin sesuai standar. Juga, cek thickness kampas rem secara rutin. Kalau sudah menipis, ganti agar stopping power tetap maksimal. Jika ingin tahu tips lebih lanjut tentang perawatan rem motor Honda, Anda bisa membaca cara merawat rem motor Honda agar performa tetap optimal dan aman.

Tips Tambahan agar Motor Tetep Prima

Selain menghindari kelima kesalahan di atas, ada beberapa kebiasaan baik lain yang bisa diterapkan. Jangan biarkan motor terkena air hujan terus-menerus tanpa segera dicuci. Cuci motor secara rutin dan gunakan wax protection agar cat tetap terjaga. Jika jarang dipakai, putuskan mesin setiap dua minggu sekali agar komponen internal tetap berfungsi dengan baik. Juga, lakukan service rutin di dealer resmi untuk memastikan semua komponen tetap dalam kondisi prima. Untuk mengetahui pentingnya service rutin di dealer resmi, baca artikel pentingnya service rutin motor Honda di dealer resmi Jogja.

Dengan memperhatikan hal-hal kecil ini, motor Honda Anda bisa bertahan lebih lama dan tetap nyaman dipakai setiap hari. Jangan sampai kesalahan kecil yang seharusnya bisa dihindari justru bikin kerugian besar di kemudian hari.

🔥 DAPATKAN PROMO SPESIAL HARI INI!

💬 KLIK DISINI – HUBUNGI ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *