Tips Menyimpan Motor Honda saat Tidak Dipakai agar Tetap Awet dan Siap Pakai - Dealer Honda Jogja | Utama Motor Honda Yogyakarta
13/08/2026
Blog

Tips Menyimpan Motor Honda saat Tidak Dipakai agar Tetap Awet dan Siap Pakai

Kenapa Perawatan Saat Disimpan Begitu Penting?

Bagi banyak pemilik motor Honda, musim liburan atau keperluan kerja sering membuat motor harus ditinggal selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Motor yang tidak dipakai secara rutin justru lebih rentan terhadap masalah dibanding motor yang dipakai tiap hari. Risiko karat pada bagian besi, baterai yang lemot, ban bocor, hingga kerusakan kecil yang tidak terdeteksi bisa muncul perlahan. Oleh karena itu, knowing cara menyimpan motor Honda dengan benar bukan cuma soal melindungi investasi, tapi juga memastikan motor tetap siap pakai saat kamu butuh.

Siapkan Motor Sebelum Disimpan

Langkah pertama sebelum motor Honda ditinggal adalah membersihkannya secara menyeluruh. Jangan sampai lumpur, debu, atau pasir menempel di bagian rantai, cylinder, atau area bawah bodi. Gunakan sabun khusus motor dan kain microfiber, lalu keringkan sampai benar-benar kering. Setelah itu, oleskan pelumas ringan pada rantai dan bagian logam lain yang berpotensi karat. Jika kamu punya motor matic Honda, jangan lupa bersihkan area CVT dan kipas pendingin agar tidak ada kotoran yang mengeras.

Jangan Biarkan Baterai Lemot

Baterai adalah komponen paling mudah rusak saat motor jarang dipakai. Aki yang ditinggal tanpa charger akan cepat lemot, terutama pada motor Honda yang sudah dilengkapi teknologi canggih seperti keyless atau ECU sensitif. Untuk aki kering, cara paling aman adalah memutus koneksi negatif saat disimpan. Charge baterai setidaknya setiap dua minggu sekali untuk menjaga kesehatannya. Bagi pemilik motor listrik Honda seperti EM1 e: atau CUV e:, pastikan baterai tetap di level antara empat puluh hingga delapan puluh persen sebelum disimpan untuk waktu lama agar tidak menurunkan umur sel.

Perhatikan Tekanan Ban dan Posisi Roda

Tekanan ban yang menurun secara bertahap bisa menyebabkan bagian ban menjadi keropos di titik yang terus-menerus menekan lantai. Kembangkan tekanan ban sesuai spesifikasi yang tertera di stiker handle sebelum disimpan, atau angkat roda belakang dengan kickstand tambahan agar tidak menekan terus ke permukaan. Jika kamu terpaksa menyimpan di luar ruangan, gunakan sarung motor yang breathable agar sirkulasi udara tetap lancar dan tidak menimbulkan kondensa yang bisa memicu karat. Jangan lupa cek juga bagian langit-langit motor agar tidak ada tempat yang bisa menampung air.

Lakukan Cek Ringan Sebelum Pakai Kembali

Sebelum pertama kali menyetir setelah lama disimpan, lakukan pemeriksaan cepat terhadap oli, kampas rem, tekanan ban, dan sistem kelistrikan. Jalankan motor selama beberapa menit agar oli mengalir ke semua komponen mesin, lalu perhatikan apakah ada suara tidak biasa atau getaran aneh. Jika ada indikasi yang kurang normal, segera bawa ke bengkel AHASS terdekat untuk pemeriksaan menyeluruh. Jangan memaksa motor untuk dipakai jika masih ada tanda yang kurang aman.

Servis Berkala Tetap Wajib Dilakukan

Meskipun jarang dipakai, servis berkala tetap tidak boleh dilewatkan. Kunjungi AHASS untuk cek V-belt, oli gardan, filter udara, serta kondisi kampas rem. Panduan servis berkala motor Honda matic bisa jadi acuan agar kamu tidak melewatkan tahapan penting. Juga, jika kamu tinggal di daerah dengan curah hujan tinggi seperti di Jogja, jangan lewatkan tips perawatan musim hujan agar motor tetap aman dan nyaman di setiap musim.

🔥 DAPATKAN PROMO SPESIAL HARI INI!

💬 KLIK DISINI – HUBUNGI ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *