Yamaha JOG E Meluncur Pakai Baterai Honda, Bukti Ekosistem Honda Semakin Diakui
Yamaha resmi mengumumkan peluncuran motor listrik terbarunya, Yamaha JOG E, yang akan mulai dijual di Jepang pada 17 Juli 2026. Yang menarik perhatian, skutik listrik ini menggunakan baterai Honda Mobile Power Pack e — sistem baterai swap yang selama ini menjadi andalan ekosistem motor listrik Honda. Ini menjadi bukti bahwa teknologi baterai Honda mulai diakui dan diadopsi oleh pabrikan lain.
Menurut informasi dari situs resmi Yamaha Jepang, JOG E merupakan motor listrik pertama Yamaha di segmen skuter yang dipasarkan secara nasional di Jepang. Sebelumnya, model ini hanya tersedia secara terbatas di Tokyo dan Osaka sejak Desember 2025 lalu. Kini dengan perluasan distribusi, Yamaha siap membawa JOG E ke seluruh penjuru negeri.
Honda Mobile Power Pack e: Kolaborasi Lintas Pabrikan
Salah satu daya tarik utama Yamaha JOG E adalah penggunaan baterai Honda Mobile Power Pack e. Baterai ini merupakan sistem baterai swap yang bisa ditukar di stasiun penukaran baterai. Teknologi ini juga menjadi fondasi utama ekosistem motor listrik Honda di Jepang dan beberapa negara lainnya.
Dengan sistem ini, konsumen Yamaha JOG E memiliki dua opsi pembelian. Pertama, membeli paket lengkap motor beserta baterai dan pengisi daya dengan harga 323.400 yen (sekitar Rp 35 jutaan). Kedua, membeli unit motor saja seharga 159.500 yen (sekitar Rp 17 jutaan) dan memanfaatkan layanan tukar baterai Gachaco yang sudah tersedia di Jepang.
Kemiripan dengan Honda EM1 e:
Jika dilihat dari spesifikasi dan konsepnya, Yamaha JOG E memiliki kemiripan yang sangat dekat dengan Honda EM1 e: yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia sejak 2023. Honda EM1 e: sendiri menggunakan in-wheel brushless motor dengan tenaga maksimum 1,7 kW (2,2 Tk) dan torsi 90 Nm, serta baterai lithium-ion berkapasitas 50,26 V 29,4 Ah.
Meskipun Yamaha belum merilis spesifikasi teknis lengkap JOG E, penggunaan baterai yang sama dan konfigurasi skuter kompak untuk mobilitas perkotaan membuat banyak pihak menduga bahwa kedua motor ini berasal dari platform yang serupa. Hal ini wajar mengingat Honda dan Yamaha memang pernah menjalin kerja sama di bidang kendaraan listrik.
Desain Sporty untuk Mobilitas Harian
Yamaha mendesain JOG E sebagai skuter listrik yang ringan, ringkas, dan mudah digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Karakternya tetap mempertahankan citra sporty khas keluarga JOG, namun dipadukan dengan desain modern khas kendaraan listrik. Motor ini cocok untuk lalu lintas perkotaan yang padat dengan banyak situasi stop-and-go, ditambah efisiensi biaya operasional yang menjadi keunggulan motor listrik.
Honda Mobile Power Pack e: Bukan Hanya untuk Motor
Menariknya, baterai Honda Mobile Power Pack e tidak hanya digunakan untuk kendaraan. Honda kini mengembangkan baterai ini sebagai sumber listrik cadangan bagi rumah tangga, usaha kecil, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Ini menunjukkan bahwa ekosistem baterai Honda memiliki potensi yang jauh lebih luas daripada sekadar kendaraan listrik.
Kehadiran Yamaha JOG E yang menggunakan baterai Honda menjadi angin segar bagi industri kendaraan listrik. Kolaborasi lintas pabrikan seperti ini bisa mempercepat adopsi kendaraan listrik di masyarakat, terutama dengan adanya infrastruktur baterai swap yang bisa digunakan bersama. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari target Yamaha mencapai netral karbon pada 2050 melalui pengembangan kendaraan listrik.
Bagi konsumen Indonesia, Yamaha JOG E mungkin terasa tidak asing karena desain dan konsepnya yang mirip dengan Honda EM1 e: yang sudah meluncur di Tanah Air sejak 2023. Meski belum ada informasi apakah JOG E akan masuk ke Indonesia, kehadirannya di Jepang setidaknya menunjukkan bahwa teknologi baterai Honda semakin diakui secara global.
🔥 DAPATKAN PROMO SPESIAL HARI INI!